Tampilkan postingan dengan label Karimun Jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karimun Jawa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 November 2015

Karimun Jawa Part 9 (selesai)



See you next time


Sebelum terapung selama 6 jam di laut kami sempatkan untuk ke pasar karimunjawa untuk membeli oleh-oleh. Aku membeli beberapa kerupuk kepiting untuk teman-teman kantor.sepertinya teman-teman yang lain malah gak ada yang beli apa-apa. Dasar mahasiswa... pelit banget. Hehehehe,

Senin, 02 November 2015

Karimun Jawa Part 8



Purnama Cemburu Lagi


Malam ini adalah malam terahir kami di karimunjawa, esok kami akan kembali ke kota masing-masing. Walaupun badan terasa sangat capek, malam itu kami putuskan untuk kembali ke alun-alun karimun jawa. Hwa3... lapangan bola berbentuk trapesium ini memang mempunyai nama alias alun-alun. Tempat teramai saat malam hari di karimunjawa. Kami kembali duduk di terpal lusuh biru. Lampu mercuri kuning itu juga masih temaram. Sambil menikmati mie, gorengan dan es teh kami bercanda melepas lelah, Bulan kembali menggodaku. Wajah bulat sempurnanya semakin indah, dibantu bintang yang mengerlip centil purnama mencoba mencuri pandanganku. Namun malam itu tatap mataku tetap tak berpindah. Setia menatap dua bola mata indah milik Linda. Dan lagi-lagi aku buat purnama cemburu...

Karimun Jawa Part 7



Karimunjawa Sesungguhnya

Petualangan Dimulai
 
Jernihnya Laut Karimun Jawa
Petualangan sesungguhnya baru akan dimulai hari ini, pagi-pagi kami ke pasar membeli sarapan sekaligus mengamati rutinitas penduduk pulau ini. Setelah sarapan dan mandi kami siap-siap ke pelabuhan. Di sana banyak juga wisatawan lokal maupun asing yang akan menyebrang ke gugusan pulau-pulau di karimun jawa ini. Tujuan pertama kami saat itu adalah ke pulau menjangan besar. Berenang bersama hiu. Ya hari itu aku mengalami sensasi berenang bersama predator terbuas penguasa lautan.

Karimun Jawa Part 6



Purnama Cemburu

Purnama

Melihat bulan yang bulat sempurna, bintang gemerlap bagai pantat kunang, angin membelai lembut menularkan sedikit dingin di kulit, beralas terpal biru lusuh di bawah lampu kuning yang temaram di pulau karimunjawa ini kunikmati kebersamaan yang ditenggat waktu.

Karimun Jawa Part 5



MAKAM JOKO TUWO

Selepas mengisi perut petualangan kami di pulau karimun jawa dimulai. Bukit joko tuwo. Puncak tertinggi pulau karimunjawa. Kami melangkah melewati pemukiman penduduk yang sangat timpang. Sebagian rumah hanya berdinding kayu dengan cat yang sudah kusam, dan sebagian lagi berdinding tembok dengan cat yang sangat kinclong. Sebagian besar masyarakat pulau karimun jawa mencari rupiah dengan menyewakan rumah mereka sebagai homestay untuk wisatawan, menjadi guide, menyewakan perahu atau peralatan snorkling sampai menjual berbagai macam oleh-oleh khas wisata karimunjawa.

Minggu, 01 November 2015

Karimun Jawa Part 4



This is Karimun Jawa

Kapal kelas Ekonomi ke Karimun Jawa

Jam setengah tujuh pagi kami sudah standby di pelabuhan kartini jepara. Puluhan wajah terlihat harap-harap cemas pagi itu. Ya.. bayang-bayang kapal gagal berangkat terbayang hampir di kepala seluruh calon penumpang saat itu. Beberapa saat kemudian rendi datang membagikan lembaran tiket kapal buat kami semua. Selembar kertas tipis itu bagi kami saat itu rasanya seperti seteguk air di padang pasir. Seperti sekerat roti di kala perut keroncongan dan seperti tiupan terompet tanda dimulainya sebuah petualangan. Petualangan ke sebuah pulau yang belum pernah kami jama sebelumnya.

Karimun Jawa Part 3



Senja Pantai Kartini

 
Senja Di Pantai Kartini

Ketika kami tiba dipantai kartini, alam telah mengecat langit menjadi jingga keemasan. Laut memantulkan senja dengan sempurna, cakrawala seolah membaginya sama rata.  Perahu nelayan memantul mantul menyusuri pantai menggendong wisatawan hingga punggungnya penuh. Dari jauh terlihat camar terbang meliuk liuk berburu ikan. Pemandangan sore itu sungguh indah. Ini adalah senja terindah yang pernah kulihat dalam hidupku.

karimun jawa part 2



This is Karimunjawa...  Ups Jepara

 

Salah satu sudut pantai Kartini Jepara



Aku berjalan setengah berlari, Matahari baru beringsut bangun dari tidurnya, angin darat pagi itu sungguh dingin menyusup tulang, sementara kabut masih mensaput pantai kartini jepara. Linda menungguku di pelabuhan kartini. Katanya kapal akan menyebrang ke karimunjawa pagi pagi sekitar jam tujuh. Kupercepat langkahku, bukan karena aku takut ketinggalan kapal, karna saat itu jam masih menunjukan pukul empat tapi lebih karena aku ingin segera mengangsurkan rindu di hatiku.

Rabu, 28 Agustus 2013

Karimun Jawa Part 1

Konyol di Bumi Kartini



Tulisan ini bukan kutulis untuk curhat atau merebut simpati kalian, bukan pula aku ingin mengadu tentang nasip malang dan konyol yang telah aku lalui. Segala kemalangan dan kekonyolan yang aku alaami adalah harga yang harus kubayar dari pengalaman indah yang akan terus kukenang. Bukan untuk ku ulangi, tapi untuk kuperbaiki.